Skip to content
logo 1

fatihsyuhud.com

Sidenotes in English, Arabic and Bahasa

  • Home
  • Bahasa Arab
    • Pemula
    • Percakapan
    • Gramatika
    • Menengah
  • Arab Advanced
    • Cara Berlatih Kalimat Verbal dan Nominal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sains
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Badminton
      • Bola basket
      • Bola Voli
  • Buku
    • Ahlussunnah Wal Jamaah
    • Jihad Keluarga
    • Islam dan Politik
    • Akhlak Rasul dan Para Sahabat
    • Arab Modern dan Amiyah
    • Pendidikan
    • Bahagia
    • Keluarga Sakinah
    • Kebangkitan Islam dengan Pendidikan
    • Akhlak Mulia
    • Wanita Muslimah
    • Pesantren dan Tantangan Pendidikan Islam
  • About
    • About Me
    • Publications
    • Arabic
    • BOW
    • Privacy Policy & Contact
  • English
  • Toggle search form
A Prayer for My Sons from your Dad A. Fatih Syuhud

A Prayer for My Sons

Posted on November 18, 2025November 18, 2025 By A. Fatih Syuhud

A poem for my sons. Versi Indonesia ada di bawah.

Build me a son whose wishes will not take the place of deeds; a son who will know Thee — and that to know himself is the foundation stone of knowledge.

Lead him, I pray, not in the path of ease and comfort, but under the stress and spur of difficulties and challenge. Here let him learn to stand up in the storm; here let him learn compassion for those who fail.

Build me a son whose heart will be clear, whose goals will be high; a son who will master himself before he seeks to master other men; one who will reach into the future, yet never forget the past.

And after all these things are his, give him, I pray, enough of a sense of humor, so that he may always be serious, yet never take himself too seriously. Give him humility, so that he may always remember the simplicity of true greatness, the open mind of true wisdom, and the meekness of true strength.

Then I, his father, will dare to whisper, “I have not lived in vain.”

Courtesy: Douglas MacArthur

Terjemah dan tambahan

–

, , , ; , .

Buatlah untukku seorang anak yang harapannya tidak akan menggantikan kebaikan dan tidak menghalalkan segala cara; seorang anak yang akan mengenal-Mu—dan bahwa mengenal dirinya sendiri adalah batu fondasi pengetahuan.

Bimbinglah ia, bukan di jalan kemudahan dan kenyamanan, melainkan di bawah tekanan dan dorongan kesulitan serta tantangan.

Dalam kondisi ini, biarlah ia belajar berdiri teguh di tengah badai; biarlah ia belajar belas kasih dan empati bagi mereka yang gagal.

Buatlah bagiku seorang anak yang hatinya murni, tujuannya mulia; seorang anak yang akan mampu mengontrol dirinya sendiri sebelum ia berusaha menguasai orang lain; seorang anak yang akan meraih kemuliaan masa depan, namun tak pernah melupakan pengalaman masa lalu.

Dan setelah semua hal itu dia capai, berikanlah kepadanya cukup rasa humor, sehingga ia selalu bersungguh-sungguh, namun tak pernah menganggap dirinya jumawa.

Berikanlah dia kerendahan hati, sehingga ia selalu mengingat kesederhanaan dari kebesaran jiwa yang sejati,

Berikan dia kebesaran hati dari kebijaksanaan nurani,

Berikan dia kerendahan hati saat dia memiliki kekuatan yang tinggi.

Saat itu terjadi, aku, ayahnya, akan berani berbisik, “Aku tidak hidup sia-sia.”

Umum

Post navigation

Previous Post: Kriteria Ulama Besar di Timur Tengah dan Indonesia
Next Post: Maksud Hadits Tidak Paham Isi Al-Quran Orang yang Mengkhatamkannya Kurang dari 3 Hari

More Related Articles

Bobot Ucapan Ulama tergantung Referensinya Umum
Blogger Indonesia of the Week (51): Agusti Anwar English
Muslim dan Amal yang Paling Disukai Allah [hadits] Umum

Daftar Isi

  • Refleksi
  • English Notes
  • Belajar Bahasa Arab bagi Pemula
  • Bahasa Arab Media (Tingkat Lanjut)
  • Bahasa Arab Saudi (Amiyah)

Trending

Most Recent

  • Kalimat Verbal Masa Sekarang dalam Amiyah Arab Saudi
  • Angka Amiyah Arab Saudi
  • Kalimat Nominal Amiyah Tanya dan Negatif
  • Bahasa Arab Amiyah Saudi untuk Jamaah Haji dan Umrah
  • Belajar Bahasa Arab Modern

About Fatih Syuhud


A. Fatih Syuhud (full name: Ahmad Fatih Syuhud) is an Indonesian Islamic scholar, educator, prolific author, and the director of Pondok Pesantren Al-Khoirot in Malang, East Java, Indonesia.He is known for his work in Islamic studies, pesantren (Islamic boarding school) education, and writing extensively on topics related to Islam, tafsir (Quranic exegesis), education, history, and contemporary Muslim issues.

All his published books are also available online here.

alkhoirot.net

  • Bab Shalat Musafir Jamak Qashar | Terjemah Kitab Iqna' Syarah Taqrib
  • Pengajian Kitab Kuning Minggu, 25 Januari 2026 oleh Pengasuh Pesantren Al-Khoirot
  • Talak Tafwid dalam Mazhab Syafi'i
  • Pengajian Kitab Kuning Pengasuh Pesantren Al-Khoirot, Sabtu 23 Januari 2026
  • Agama itu Mudah yang Mempersulit akan Kalah

fatihsyuhud.net

  • Biography of Ahmad Fatih Syuhud
  • Buku Ahlussunnah Wal Jamaah: Toleran, Moderat, Cinta Damai
  • Hukum Mencium Tangan Ulama, Orang Tua, Pejabat
  • Sikap Anak Muslim pada Orang Tua Non-Muslim
  • Hukum Tahlilan dan Syukuran menurut Pandangan Ulama Aswaja dan Salafi (Non-Wahabi)

islamiy.com

  • Kemungkinan Mengapa DNA Bani Hasyim Ada Yang Berhaplogrup Bukan J1.
  • 17 Perbedaan Ajaran Aswaja NU dan Habib Ba’alawi
  • Peneliti Yaman Bantah Klaim Nasab Lebih Utama daripada Ilmu yang Diatribusikan ke Ibnu Hajar Haitami
  • Dalil Haramnya Mengaku Dzuriyah Nabi Tanpa Bukti Otentik
  • KH Hasyim Asy’ari Tidak Punya Guru dari Kaum Habib Ba’alawi

Copyright © 2026 fatihsyuhud.com.

Powered by PressBook Green WordPress theme