Skip to content
logo 1

fatihsyuhud.com

Sidenotes in English, Arabic and Bahasa

  • Home
  • Bahasa Arab
    • Pemula
    • Percakapan
    • Gramatika
    • Menengah
  • Arab Advanced
    • Cara Berlatih Kalimat Verbal dan Nominal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sains
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Badminton
      • Bola basket
      • Bola Voli
  • Buku
    • Ahlussunnah Wal Jamaah
    • Jihad Keluarga
    • Islam dan Politik
    • Akhlak Rasul dan Para Sahabat
    • Arab Modern dan Amiyah
    • Pendidikan
    • Bahagia
    • Keluarga Sakinah
    • Kebangkitan Islam dengan Pendidikan
    • Akhlak Mulia
    • Wanita Muslimah
    • Pesantren dan Tantangan Pendidikan Islam
  • About
    • About Me
    • Publications
    • Arabic
    • BOW
    • Privacy Policy & Contact
  • English
  • Toggle search form

Dampak Sosial Judi Online (Judol) di Indonesia

Posted on June 15, 2024June 16, 2024 By A. Fatih Syuhud

Ini sejumlah kisah-kisah sedih dari sejumlah orang yang terperangkap judi online (judol). Kisah ini diambil dari replies di https://x.com/zoelfick

1.Bukan bermaksud membicarakan aib orang untuk menggunjing, tapi semoga kita bisa ambil pelajaran dari cerita berikut.

Ini cerita tetanggaku.
Si suami terjerat judi online, sampai harus menjual 2 mobil dan ruko. Otomatis ga ada pemasukan lagi karena ruko tersebut adalah sumber mata pencahariannya.
Setelah itu mengaku taubat dan mau memulai usaha dagang pupuk. Sebagai modal, rumah yang ditinggali dijaminkan ke bank dan masih minta bantuan modal ke orang tua si suami. Oleh orang tua suami, diberi modal sebesar 1,5 M.
Usaha pupuknya gatot alias gagal total karena hasil usahanya ternyata masih dipakai judi online. Alhasil gagal bayar ke bank dan rumah disita. Mereka memutuskan tinggal dengan orang tua si istri karena orang tua si suami ini sudah marah dan terkesan tidak mau tahu karena sudah dikecewakan 2x (ruko yang di awal cerita tadi rupanya juga dibelikan oleh orang tua si suami).
Tinggal bersama orang tua si istri, lalu entah bagaimana rumah mertua tersebut dijaminkan ke bank untuk modal memulai usaha (cuma aku kurang tahu usahanya di bidang apa).
Bisa ditebak, usahanya gagal dan sekarang rumah orang tua si istri tersebut disita bank dan sudah masuk tahap pelelangan.
Jadi sudah menghabiskan:
– 2 mobil;
– Ruko;
– Rumah;
– Modal dari orang tua suami sebesar 1,5 M;
– Rumah orang tua si istri.
Sekarang dengar-dengar mereka sedang dalam proses perceraian.

Ini yang aku ceritakan cuma aset-aset yang aku tahu aja. Belum termasuk beberapa unit motor, mobil operasional di tempat usahanya, dan entah berapa banyak tabungan yang habis.

Di antara banyaknya aset yang dikorbankan, sebenarnya yang paling disayangkan adalah hubungan dengan orang tua baik dari pihak suami maupun pihak istri jadi memburuk, anak-anak juga jadi pindah sekolah, kehidupan bersosial terganggu karena jadi malu keluar rumah, dan rumah tangganya jadi berantakan.

Makanya kalau belum pernah coba judi online, jangan pernah coba. Sekali coba pasti ketagihan. Kalau kalah ingin menang, kalau menang ingin menang lebih banyak lagi.
Sedangkan untuk yang udah coba, tolong berhenti sekarang juga sebelum terlambat.

2. Adik tetangga, kuliah sudah 6 semester, orangnya terkenal pendiem & polos dikeluarganya , gegara judol & pinjol, 170jt habis, mobil keluarganya dijual, kakaknya ada yg sampe ngutang puluhan jt ke bank, kakak satunya sampe di phk gegara sering ijin kerja (gegara ngurusin adiknya).

3. Mungkin sama kek yg lain. Temen gue tiap minggu ngemis utang ke gw mulu, kdang nyamperin kerumah ngajak anak istri nangis nangis ngutang buat bayar hutang koperasi.. dipecat dari kerjaan gara gara nilep uang jalan. Sekarang jd kernet angkot tapi blum tobat juga

4. Utang duit buat main judol mikir bakal bisa buat bayar utang malah jadi kebiasaan ngutang mulu. Sampe anak bininya dikasih duit bulanan cuman 400ribu doang. Dan ini yang main judol hampir semua karyawan tempat gue kerja. Utangnya ke siapa? Gueeee

5. Pernah punya temen kantor lama doyan bgt judi bola, saking ketagihannya judi bola sampe inventaris kantor pernah dia gadai biar dapet cash buat depo karena pas itu belom gajian. Udah separah itu dan ini negara malah mau kasih fasilitas buat orang2 kaya gini biar dapet bansos

6. Tetangga rumah depan persis

Beberapa bulan lalu seorang ayah gantung diri, karena ketipu calo buat berangkatin anaknya jd pelaut, uangnya ditilep calo buat judi slot, terus kabur. Sang ayah bingung krn dapat uang dari minjem sana sini demi anak jd pelaut.

7. Gw cuma bisa bersyukur sudah benar2 lepas dari judi online. Ga sanggup kalo disuruh cerita perihnya kaya apa. Sekarang pelan-pelan membangun hidup baru yang jauh lebih baik. Pelan-pelan melunasi hutang2 ke temen-temen.

8. Di desaku yang usianya 20-35 hampir 80% main slot, kerjaan mereka kebanyakan digaji harian biasanya malamnya buat main depo. Ada yg umur 19 tahun udah hilang 25 jt, tetangga depan rumah sehari depo 100-300 hasil dari usaha jualan istri alhasil istrinya sekarang pulang luar jawa

9. Ke bengkel, yg punya bengkel sambil maen judol

Beli makan eh karyawan nya ada yg sambil maen judol

Nongkrong di terminal eh calo dll ya judol ya pasang togel

Jadi judol itu sudah merajalela, bahkan sampai ke anak anak sekolah sudah terbiasa bilang isi slot dulu

10. Setiap kali pergi ke atm trus ktmu tmn di katain “mau depo ya?
Stiap kali beli saldo dana dikatain mau depo

Sy yang bersih dari per depoan merasa di rendahkan. Ktika org menyangka sy mau depo seolah sy adalah pmain slot rendahan yg sedang kusut. Ya manusia rendahan & bodoh

11. Sepupu istri saya

Suaminya main judol. Kelilit hutang besar pinjol.
Rumah, mobil, motor dijual semua
Gaji istri sisa 2 jutaan karena terpaksa ambil kredit di kantor
Pensiun bapak mertua habis
Si suami dipecat krn DC teror kantornya
Cerai
Anaknya benci bapaknya

 

Umum Tags:Refleksi

Post navigation

Previous Post: Pidato Bahasa Inggris Bu Mega di PBB & Pejabat Kita di Media berbahasa Inggris
Next Post: Ciri-ciri sikap percaya diri yang sehat

More Related Articles

Habib Alawi bin Segaf Al-Jufri Umum
Sportif: Legawa saat Kalah, Rendah Hati saat Menang Umum
Cara Mengapresiasi seorang Presiden Umum

Daftar Isi

  • Refleksi
  • English Notes
  • Belajar Bahasa Arab bagi Pemula
  • Bahasa Arab Media (Tingkat Lanjut)
  • Bahasa Arab Saudi (Amiyah)

Trending

Most Recent

  • Status Hadits Yang Diucapkan Bilal Jumat
  • Hikmah Penundaan Siksa Dunia bagi Pendosa
  • Maksud Hadits Tidak Paham Isi Al-Quran yang Mengkhatamkannya Kurang dari 3 Hari
  • A Prayer for My Sons
  • Kriteria Ulama Besar di Timur Tengah dan Indonesia

About Fatih Syuhud


A. Fatih Syuhud (full name: Ahmad Fatih Syuhud) is an Indonesian Islamic scholar, educator, prolific author, and the director of Pondok Pesantren Al-Khoirot in Malang, East Java, Indonesia.He is known for his work in Islamic studies, pesantren (Islamic boarding school) education, and writing extensively on topics related to Islam, tafsir (Quranic exegesis), education, history, and contemporary Muslim issues.

All his published books are also available online here.

alkhoirot.net

  • 21 Hadits Tentang Shalat Witir dalam Kitab Bulughul Maram
  • Pengajian 11 Januari 2026: Muhadzab, Fathul Wahab, Iqna', Konsultasi Islam
  • Pengajian 10 Januari 2026: Tafsir Jalalain Surat Hud Ayat 5 sampai 7 plus Konsultasi Agama
  • Hadits tentang Sedekah Istri dari Uang Nafkah Suami
  • Terjemah Kitab Al-Suyuf Al-Mujliyah karya Yasin Al-Kalidar tentang Batalnya Nasab Baalawi

fatihsyuhud.net

  • Biography of Ahmad Fatih Syuhud
  • Buku Ahlussunnah Wal Jamaah: Toleran, Moderat, Cinta Damai
  • Hukum Mencium Tangan Ulama, Orang Tua, Pejabat
  • Sikap Anak Muslim pada Orang Tua Non-Muslim
  • Hukum Tahlilan dan Syukuran menurut Pandangan Ulama Aswaja dan Salafi (Non-Wahabi)

islamiy.com

  • Peneliti Yaman Bantah Klaim Nasab Lebih Utama daripada Ilmu yang Diatribusikan ke Ibnu Hajar Haitami
  • Dalil Haramnya Mengaku Dzuriyah Nabi Tanpa Bukti Otentik
  • KH Hasyim Asy’ari Tidak Punya Guru dari Kaum Habib Ba’alawi
  • Daftar Kitab Nasab Abad 5 – 10 H Yang Mencatat Dzuriyah Nabi Muhammad
  • Summary of Book Ahlussunnah Wal Jamaah: Islam Wasathiyah, Tasamuh, Cinta Damai

Copyright © 2026 fatihsyuhud.com.

Powered by PressBook Green WordPress theme