Skip to content
logo 1

fatihsyuhud.com

Sidenotes in English, Arabic and Bahasa

  • Home
  • Bahasa Arab
    • Pemula
    • Percakapan
    • Gramatika
    • Menengah
  • Arab Advanced
    • Cara Berlatih Kalimat Verbal dan Nominal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sains
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Badminton
      • Bola basket
      • Bola Voli
  • Buku
    • Ahlussunnah Wal Jamaah
    • Jihad Keluarga
    • Islam dan Politik
    • Akhlak Rasul dan Para Sahabat
    • Arab Modern dan Amiyah
    • Pendidikan
    • Bahagia
    • Keluarga Sakinah
    • Kebangkitan Islam dengan Pendidikan
    • Akhlak Mulia
    • Wanita Muslimah
    • Pesantren dan Tantangan Pendidikan Islam
  • About
    • About Me
    • Publications
    • Arabic
    • BOW
    • Privacy Policy & Contact
  • English
  • Toggle search form

Jadi Pengusaha Sukses atau Ilmuwan Top?

Posted on March 8, 2024 By A. Fatih Syuhud

Mau Jadi Pengusaha Sukses? Tak Usah Kuliah!

Setidaknya itu menurut Bob Sadino, pengusaha kenamaan, saat memberi orasi di Udinus. Menurut dia, seperti yang dilansir Jawa Pos (18/12/07) universitas tidak mengajarkan kita untuk bekerja atau membuat pekerjaan. Universitas, menurut dia, hanyalah tempat pembodohan. Jangan pernah berharap jadi pengusaha sukses hanya dengan mengandalkan sederetan gelar S1, S2 dan S3. “Paling banter Anda akan jadi kuli,” begitu katanya mantap.

Saya setuju dan tidak setuju dengan pendapat Bob Sadino di atas. Setuju, kalau kita kuliah dengan harapan jadi kaya adalah salah jalur. Kuliah, atau belajar, adalah proses pencerdasan. Perluasan wawasan dan, dengan demikian, diharapkan kita akan menjadi “manusia yang lebih baik.”

Dengan demikian, saya tidak setuju dengan anjuran Bob Sadino agar kita tidak usah kuliah.

Belajar setinggi mungkin tidak salah. Yang salah kalau kita belajar sampai gelar tertinggi dengan harapan ingin jadi kaya. Jelas itu bukan jalurnya. Dengan kata lain, itu bukan jalur yang “lazim” untuk menjadi kaya.

Seorang dengan gelar doktor atau PhD hanya–berdasar titel–hanya akan menjadi pegawai. Pegawai tinggi atau rendah sama saja. Ia tetap pegawai, kuli. Titik. Kalau dengan menjadi kuli dia kaya, maka jelas kayanya tidak akan melebihi bosnya yang sangat mungkin tidak punya gelar atau cuma bergelar S1.

Jadi, kuliahlah sampai jenjang paling tinggi kalau ingin jadi pinter. Tapi cukuplah selesaikan S1 Anda dan cepat-cepat membina usaha untuk menjadi pengusaha kaya dan sukses. Pilihan di tangan Anda.

Umum Tags:Refleksi

Post navigation

Previous Post: Blogger Indonesia of the Week (14): Amalia Sanusi
Next Post: Mendidik Anak Hidup Sederhana ala Menkes Budi Gunadi

More Related Articles

Pidato Bahasa Inggris Bu Mega di PBB & Pejabat Kita di Media berbahasa Inggris Umum
Belajar dari Kisah Cinta Pangeran Charles dan Camilla Belajar dari Kisah Cinta Pangeran Charles dan Camilla Umum
Bayar Pajak? Apa Kata Dunia? Umum

Daftar Isi

  • Refleksi
  • English Notes
  • Belajar Bahasa Arab bagi Pemula
  • Bahasa Arab Media (Tingkat Lanjut)
  • Bahasa Arab Saudi (Amiyah)

Trending

Most Recent

  • Kalimat Verbal Masa Sekarang dalam Amiyah Arab Saudi
  • Angka Amiyah Arab Saudi
  • Kalimat Nominal Amiyah Tanya dan Negatif
  • Bahasa Arab Amiyah Saudi untuk Jamaah Haji dan Umrah
  • Belajar Bahasa Arab Modern

About Fatih Syuhud


A. Fatih Syuhud (full name: Ahmad Fatih Syuhud) is an Indonesian Islamic scholar, educator, prolific author, and the director of Pondok Pesantren Al-Khoirot in Malang, East Java, Indonesia.He is known for his work in Islamic studies, pesantren (Islamic boarding school) education, and writing extensively on topics related to Islam, tafsir (Quranic exegesis), education, history, and contemporary Muslim issues.

All his published books are also available online here.

alkhoirot.net

  • Hukum Memakai Sepatu Sandal saat Ihram Umrah dan Haji
  • Pengajian Kitab Kuning Tafsir Jalalain oleh Pengasuh Pesantren
  • Jual Beli Emas secara Cicilan
  • Hukum Emas Digital dan Jual Beli Emas secara Cicilan
  • Jual Beli Emas secara Online

fatihsyuhud.net

  • Biography of Ahmad Fatih Syuhud
  • Buku Ahlussunnah Wal Jamaah: Toleran, Moderat, Cinta Damai
  • Hukum Mencium Tangan Ulama, Orang Tua, Pejabat
  • Sikap Anak Muslim pada Orang Tua Non-Muslim
  • Hukum Tahlilan dan Syukuran menurut Pandangan Ulama Aswaja dan Salafi (Non-Wahabi)

islamiy.com

  • Mengapa Habib Baalawi dan Muhibin Menolak Kajian dan Data Ilmiah
  • Jejak Syiah di Balik Pengarang Simṭud Durar
  • Mengapa Ulama Dahulu Menerima Klaim Ba‘alawi sebagai Cucu Nabi?
  • Ketika Banyak Kiai NU Memilih Ilmu, Bukan Darah Keturunan
  • Kemungkinan Mengapa DNA Bani Hasyim Ada Yang Berhaplogrup Bukan J1.

Copyright © 2026 fatihsyuhud.com.

Powered by PressBook Green WordPress theme