Skip to content
logo 1

fatihsyuhud.com

Sidenotes in English, Arabic and Bahasa

  • Home
  • Bahasa Arab
    • Pemula
    • Percakapan
    • Gramatika
    • Menengah
  • Arab Advanced
    • Cara Berlatih Kalimat Verbal dan Nominal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sains
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Badminton
      • Bola basket
      • Bola Voli
  • Buku
    • Ahlussunnah Wal Jamaah
    • Jihad Keluarga
    • Islam dan Politik
    • Akhlak Rasul dan Para Sahabat
    • Arab Modern dan Amiyah
    • Pendidikan
    • Bahagia
    • Keluarga Sakinah
    • Kebangkitan Islam dengan Pendidikan
    • Akhlak Mulia
    • Wanita Muslimah
    • Pesantren dan Tantangan Pendidikan Islam
  • About
    • About Me
    • Publications
    • Arabic
    • BOW
    • Privacy Policy & Contact
  • English
  • Toggle search form

Peringatan Hari HIV AIDS buat apa?

Posted on March 29, 2024 By A. Fatih Syuhud

Indonesia dan bangsa Indonesia–ya, kita-kita ini–memang “lucu.”

Di sono ada kampanye kondom, kita pun ikut. Setiap 1 Desember diperingati sebagai hari HIV/AIDS sedunia, termasuk di Indonesia. Ok, ini bagus untuk mengingatkan kita agar tidak mendekati perbuatan-perbuatan yang akan berakibat terjangkit dari penyakit yang belum ditemukan obatnya itu. Tapi, agak aneh kalau kemudian untuk menghindari HIV/AIDS itu dilakukan kampanye besar-besaran agar kita memakai kondom dan melupakan langkah preventif lain yang lebih esensial: hindari berzina dan hindari narkoba; dua faktor yang jadi penyebab utama HIV/AIDS.

Di Barat, kampanye kondom bisa dimaklumi. Karena perzinahan tidak jadi masalah asal suka sama suka. Dan karena itu, langkah preventif satu-satunya ya memakai kondom itu. Di Indonesia, sebagai negara yang mayoritas rakyatnya Muslim, berzina dan narkoba jelas sangat dilarang keras oleh agama. Mengapa hal ini tidak dikampanyekan secara besar-besaran? Mengapa pemakaian kondom yang justru anjuran paling nyaring didengungkan? Ah, Indonesiaku.

Update:

Biar lebih memahami persoalan HIV/AIDS di seluruh Indonesia, berikut beberapa tabel data penderita/korban HIV/AIDS di seluruh Indonesia pada tahun 2005 (untuk data 2007, lihat paling bawah), dikutip dari papuaweb.org

Propinsi yang terjangkit HIV/AIDS * – 1 – Provinces affected by HIV/AIDS *

Propinsi yang terjangkit HIV/AIDS * – 1 – Provinces affected by HIV/AIDS *

2 – Prevalensi kasus AIDS per 100.000 * Prevalence of AIDS cases per 100,000 * – 2 –

Prevalensi kasus AIDS per 100.000 * Prevalence of AIDS cases per 100,000 * – 2

Statistik umum AIDS/HIV di Indonesia*
(General statistics on HIV/AIDS in Indonesia)

Statistik umum AIDS/HIV di Indonesia*

Prevalensi kasus AIDS per 100.000 penduduk berdasarkan propinsi
(Prevalence of AIDS cases per 100,000 people by province)

Prevalensi kasus AIDS per 100.000 penduduk berdasarkan propinsi

Jumlah kasus baru AIDS/HIV di Indonesia berdasarkan tahun pelaporan
(Total of new HIV/AIDS cases in Indonesia based on yearly reports)

Jumlah kasus baru AIDS/HIV di Indonesia berdasarkan tahun pelaporan

Tabel-tabel lain
(Miscellaneous tables)

Tabel-tabel lain

Untuk Data HIV/AIDS per-Maret 2007, Liputan6 melaporkan:

Data dari aktivis kesehatan, hingga Maret 2007 ada 8.988 kasus AIDS dan 5.640 kasus HIV di Indonesia. Yang mengejutkan 57 persen kasus terjadi di usia remaja, yakni 15 tahun hingga 29 tahun. Sebagian besar, yakni 62 persen terinfeksi narkotika yang menggunakan jarum suntik dan 37 persen dari seks tidak aman .(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)

Laporan lengkapnya lihat di sini.. Surabaya Post juga melaporkan data yang cukup menarik.

Umum Tags:Refleksi

Post navigation

Previous Post: Blogger Indonesia of the Week (39): Arief Prasetyo
Next Post: Cara Agar Produktif Menulis

More Related Articles

Pidato Bahasa Inggris Bu Mega di PBB & Pejabat Kita di Media berbahasa Inggris Umum
Feodalisme Klasik dan Modern Umum
Logika Orang Melayu Umum

Daftar Isi

  • Refleksi
  • English Notes
  • Belajar Bahasa Arab bagi Pemula
  • Bahasa Arab Media (Tingkat Lanjut)
  • Bahasa Arab Saudi (Amiyah)

Trending

Most Recent

  • Status Hadits Yang Diucapkan Bilal Jumat
  • Hikmah Penundaan Siksa Dunia bagi Pendosa
  • Maksud Hadits Tidak Paham Isi Al-Quran yang Mengkhatamkannya Kurang dari 3 Hari
  • A Prayer for My Sons
  • Kriteria Ulama Besar di Timur Tengah dan Indonesia

About Fatih Syuhud


A. Fatih Syuhud (full name: Ahmad Fatih Syuhud) is an Indonesian Islamic scholar, educator, prolific author, and the director of Pondok Pesantren Al-Khoirot in Malang, East Java, Indonesia.He is known for his work in Islamic studies, pesantren (Islamic boarding school) education, and writing extensively on topics related to Islam, tafsir (Quranic exegesis), education, history, and contemporary Muslim issues.

All his published books are also available online here.

alkhoirot.net

  • 21 Hadits Tentang Shalat Witir dalam Kitab Bulughul Maram
  • Pengajian 11 Januari 2026: Muhadzab, Fathul Wahab, Iqna', Konsultasi Islam
  • Pengajian 10 Januari 2026: Tafsir Jalalain Surat Hud Ayat 5 sampai 7 plus Konsultasi Agama
  • Hadits tentang Sedekah Istri dari Uang Nafkah Suami
  • Terjemah Kitab Al-Suyuf Al-Mujliyah karya Yasin Al-Kalidar tentang Batalnya Nasab Baalawi

fatihsyuhud.net

  • Biography of Ahmad Fatih Syuhud
  • Buku Ahlussunnah Wal Jamaah: Toleran, Moderat, Cinta Damai
  • Hukum Mencium Tangan Ulama, Orang Tua, Pejabat
  • Sikap Anak Muslim pada Orang Tua Non-Muslim
  • Hukum Tahlilan dan Syukuran menurut Pandangan Ulama Aswaja dan Salafi (Non-Wahabi)

islamiy.com

  • Peneliti Yaman Bantah Klaim Nasab Lebih Utama daripada Ilmu yang Diatribusikan ke Ibnu Hajar Haitami
  • Dalil Haramnya Mengaku Dzuriyah Nabi Tanpa Bukti Otentik
  • KH Hasyim Asy’ari Tidak Punya Guru dari Kaum Habib Ba’alawi
  • Daftar Kitab Nasab Abad 5 – 10 H Yang Mencatat Dzuriyah Nabi Muhammad
  • Summary of Book Ahlussunnah Wal Jamaah: Islam Wasathiyah, Tasamuh, Cinta Damai

Copyright © 2026 fatihsyuhud.com.

Powered by PressBook Green WordPress theme