Kriteria minimal Literasi Kitab Kuning Pengurus Syuriah NU dari tingkat Pusat (PBNU), tingkat wilayah, tingkat cabang, wakil cabang sampai ranting
Literasi Kitab Kuning Pengurus Syuriah NU
- Idealnya, Syuriah NU pusat khatam Al-Umm, Al-Raudhah (Raudhatut Thalibin wa Umdat al-Muftin) Nawawi & Al-Aziz (Fathul Aziz Syarh al-Wajiz/Al-Syarhul Kabir) Rafi’i atau Nihayatul Matlab Imam al-Haramain.
- Tingkat Wilayah (Propinsi): khatam Al-Umm & Al-Muhadzab.
- Tingkat Cabang (Kabupaten/Kota): Khatam Al-Raudhah & Fathul Wahab.
- Tingkat MWC (Kecamatan): Khatam Fathul Muin.
- Tingkat Ranting (Desa): Khatam Fathul Qarib.
PBNU tidak akan mengakui pengurus syuriah yang tidak memenuhi syarat tsb.
Kebijakan ini akan membuat Syuriah, sebagai posisi tertinggi di struktural NU, menjadi jabatan yang berwibawa karena yang menduduki amanah ini adalah seorang ulama dengan kualitas keilmuan yang mumpuni dan dapat dipertanggjungjawabkan.
Dan NU sebagai organisasi yang bermakna “kebangkitan ulama” akan sangat pantas menyandang nama ini.
Untuk mencapai ini, PBNU sebaiknya berperan pro aktif untuk merekrut ulama dengan kualifikasi di atas untuk menduduki posisi tersebut. Walaupun mereka tidak berasal dari kalangan “darah biru” atau pesantren besar. Sehingga posisi penting ini tidak jadi rebutan kalangan yang sebenarnya tidak berhak menempatinya dari segi keilmuan agama. Khususnya di bidang fikih madzhab Syafi’i.
Juga, bagi yang ingin berperan di Syuriah NU, agar mempersiapkan diri membaca dan mengkhatamkan kitab-kitab di atas sesuai level yang diinginkan dan membuat review/resensi dari kitab-kitab yang sudah dibacanya untuk memastikan bahwa dia memang sudah membaca dan memahami isinya.
Daftar Kitab Calon Syuriah NU
Bagi yang ingin mencalonkan syuriah NU dan ingin mengkhatamkan kitab-kitab tersebut, berikut versi digital/pdf-nya bisa dibaca online atau didownload:
1. Al-Umm (10 Jilid):
2. Raudhatut Thalibin (12 jlid):
3.A. Al-Syarhul Kabir / Al-Aziz Syarhul Wajiz (23 jilid):
atau
3.B. Nihayatul Matlab karya Imamul Haramain (19 jilid):
4. Al-Muhadzab (3 jilid):
5. Fathul Wahab (2 jilid):
6. Fathul Muin (1 jilid):
7. Fathul Qorib (1 jilid):
