Skip to content
logo 1

fatihsyuhud.com

Sidenotes in English, Arabic and Bahasa

  • Home
  • Bahasa Arab
    • Pemula
    • Percakapan
    • Gramatika
    • Menengah
  • Arab Advanced
    • Cara Berlatih Kalimat Verbal dan Nominal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sains
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Badminton
      • Bola basket
      • Bola Voli
  • Buku
    • Ahlussunnah Wal Jamaah
    • Jihad Keluarga
    • Islam dan Politik
    • Akhlak Rasul dan Para Sahabat
    • Arab Modern dan Amiyah
    • Pendidikan
    • Bahagia
    • Keluarga Sakinah
    • Kebangkitan Islam dengan Pendidikan
    • Akhlak Mulia
    • Wanita Muslimah
    • Pesantren dan Tantangan Pendidikan Islam
  • About
    • About Me
    • Publications
    • Arabic
    • BOW
    • Privacy Policy & Contact
  • English
  • Toggle search form

Perlunya Menerima Kritik dengan Terbuka

Posted on March 5, 2024 By A. Fatih Syuhud

Kritik Itu Perlu : Melepas Diri Dari Mental Anak Jajahan

Criticism made us better and stronger: Melepaskan diri dari Mental anak jajahan Kata-kata yg saya buat judul tulisan singkat ini diucapkan oleh Inzimamul Haq, kapten cricket Pakistan ketika timnya berhasil menahan imbang tim cricket India di saat India sudah berada di ambang kemenangan.

“Criticism makes us better and stronger!” Sungguh indah ucapan ini.

Apalagi diucapkan oleh seorang individu yg berasal dari negara berkembang (baca, negara bekas jajahan), Pakistan.
Pakistan, India dan Indonesia tidak ada bedanya. Secara mental mereka terbebani dg warisan anak jajahan yg identik dg rasa minder dan low-self-esteem. Salah satu ciri mental yg minder/low-esteem adalah tidak siap hati untuk dikritik. Ketidaksiapan ini berbentuk reaksi beraneka: bagi individu yg berstatus “rendah” (miskin, jabatan rendah) reaksinya dapat berbentuk rasa ketakutan untuk melakukan apapun; sedang bagi yg berstatus “tinggi” (kaya, jabatan tinggi) reaksinya dapat berupa kemarahan, kebencian dan tindak kekerasan bagi si pengeritik.

Criticism makes us stronger! Let’s learn to speak up, criticise each other, open our heart and mind toward any criticism which comes upon us. And make better performance, individually or institutionally, based on it. 🙂
Mala and Rizki, you have started to speak your mind up. Hopefully, it’ll be followed by others. Neither of us are senior nor seniors, because everybody after the age of 17 years of age is considered matured and therefore senior. Hence, I feel comfort to criticise Pak Suhadi or Pak Dalton if circumstances force me to do so. Likewise, I feel comfort of being criticised by anyone much younger than me (below 20 year-old) if any.

Sekedar renungan sejenak, menjelang buka puasa.

Umum Tags:Refleksi

Post navigation

Previous Post: Blogger Indonesia of the Week(1):  Eko Juniarto
Next Post: Rendah Hati itu Sehat dan Bermartabat

More Related Articles

Silaturahmi dianjurkan, Bertetangga dengan Kerabat Tidak Umum
Mengapa Kaum Santri Tidak Toleran pada Perbedaan Mengapa Kaum Santri Tidak Toleran pada Perbedaan Umum
Mendidik Anak Hidup Sederhana ala Menkes Budi Gunadi Umum

Daftar Isi

  • Refleksi
  • English Notes
  • Belajar Bahasa Arab bagi Pemula
  • Bahasa Arab Media (Tingkat Lanjut)
  • Bahasa Arab Saudi (Amiyah)

Trending

Most Recent

  • Angka Amiyah Arab Saudi
  • Kalimat Nominal Amiyah Tanya dan Negatif
  • Bahasa Arab Amiyah Saudi untuk Jamaah Haji dan Umrah
  • Belajar Bahasa Arab Modern
  • Tangga Menunggu Puncak Keilmuan di Pesantren

About Fatih Syuhud


A. Fatih Syuhud (full name: Ahmad Fatih Syuhud) is an Indonesian Islamic scholar, educator, prolific author, and the director of Pondok Pesantren Al-Khoirot in Malang, East Java, Indonesia.He is known for his work in Islamic studies, pesantren (Islamic boarding school) education, and writing extensively on topics related to Islam, tafsir (Quranic exegesis), education, history, and contemporary Muslim issues.

All his published books are also available online here.

alkhoirot.net

  • Sahih Bukhari Maksud dari QS An-Nisa 4:33
  • Hukum Bermimpi Bertemu Nabi Muhammad Rasulullah
  • Pengajian 14 Januari 2026: Tafsir Jalalain, Sahih Bukhari, Al-Umm, Tanya Jawab Agama
  • Sahih Bukhari Kitab Kafalah Hadits No. 2290 dan 2291
  • 21 Hadits Tentang Shalat Witir dalam Kitab Bulughul Maram

fatihsyuhud.net

  • Biography of Ahmad Fatih Syuhud
  • Buku Ahlussunnah Wal Jamaah: Toleran, Moderat, Cinta Damai
  • Hukum Mencium Tangan Ulama, Orang Tua, Pejabat
  • Sikap Anak Muslim pada Orang Tua Non-Muslim
  • Hukum Tahlilan dan Syukuran menurut Pandangan Ulama Aswaja dan Salafi (Non-Wahabi)

islamiy.com

  • Peneliti Yaman Bantah Klaim Nasab Lebih Utama daripada Ilmu yang Diatribusikan ke Ibnu Hajar Haitami
  • Dalil Haramnya Mengaku Dzuriyah Nabi Tanpa Bukti Otentik
  • KH Hasyim Asy’ari Tidak Punya Guru dari Kaum Habib Ba’alawi
  • Daftar Kitab Nasab Abad 5 – 10 H Yang Mencatat Dzuriyah Nabi Muhammad
  • Summary of Book Ahlussunnah Wal Jamaah: Islam Wasathiyah, Tasamuh, Cinta Damai

Copyright © 2026 fatihsyuhud.com.

Powered by PressBook Green WordPress theme